
Ada sebuah aksioma yang diterima secara luas yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang terbalik antara keamanan dan kenyamanan ketika kita memakai komputer. Yakni, banyak sekali sistem operasi fitur dan aplikasi yang sering kita pakai ternyata menyisakan crap file yang memiliki potensi nyata untuk membuat celah berbahaya pada sistem keamanan komputer.
CCleaner (CrapCleaner) merupakan sebuah perangkat lunak yang bersifat freeware. CCleaner berfungsi untuk optimasi sistem operasi, menjaga data-data privat dan sebagai tool pembersih data-data yang berpotensi merugikan (atau lebih dikenal sebagai crap-sampah) yang terakumulasi di dalam komputer karena penggunaan reguler. Perangkat lunak ini menghapus file yang tidak berguna dari sistem anda sehingga memungkinkan Windows berjalan lebih cepat dan meningkatkan ruang kosong yang sangat berharga pada harddisk. CCleaner juga membersihkan bekas aktivitas online Anda seperti Internet history. Selain itu CCleaner mempunyai fitur registry cleaner sebagai penghapus string registry yang sudah tidak dipakai oleh aplikasi manapun dalam sistem Anda. Dalam menjalankan tugasnya, CCleaner dapat membersihkan data-data seperti data sisa install/uninstall software, URL history, chace internet hingga temporary file dan log yang dibuat oleh sistem Windows.
Sebelum mengetahui CCleaner, biasanya orang menggunakan TuneUp Utilities atau Registry Mechanic sebagai tool pembersih pada komputer. Dengan kedua tool tersebut, pengguna komputer dapat melakukan berbagai kegiatan pembersihan dengan cepat. Setelah mengetahui dan mencoba CCleaner, ternyata masih ada tool yang bekerja lebih cepat. CCleaner bekerja dalam hitungan detik untuk mengidentifikasi file sampah yang memenuhi sistem operasi kita.
Biasanya, untuk membersihkan cookies dan history pada browser, pengguna menggunakan tool seperti clear private data pada Firefox. Untuk membersihkan recent documents, log, dan temp, Disk Cleanup pada Windows atau Registry Cleaner pada TuneUp merupakan pilihan utama. Selain itu, untuk membersihkan sisa data pada banyak aplikasi pihak ketiga, kita memerlukan deep scanning dengan Registry Mechanic. Tetapi, CCleaner melakukan semuanya itu dalam satu kali operasi!
Waktu instalasi CCleaner tergolong sangat cepat, dengan laptop berprosesor AMD Turion, saya meng-install CCleaner dalam waktu kurang dari 5s. Di komputer server saya, CCleaner bahkan dapat di-install dalam waktu kurang dari 3s!
Sebelum melakukan proses pembersihan, CCleaner memberikan pilihan berupa list aplikasi pihak ketiga dan klasifikasi berkas-berkas yang berpotensi menjadi crap (sampah). Untuk pembersihan cookies, kita juga dapat tetap melindungi cookies yang masih ingin kita pertahankan. Setelah kita memilih, dengan satu klik, maka CCleaner akan otomatis mencari semua file yang termasuk klasifikasi yang kita pilih. Untuk satu kali operasi, waktu tercepat yang dibutuhkan mencapai 1.3s dalam hasil scanning berkisar satuan kilobytes. Untuk komputer yang tergolong “tempat sampah”, biasanya membutuhkan waktu 3s-8s dengan hasil scanning berkisar 20-80 megabytes. Bahkan, pernah pada komputer salah seorang teman yang biasanya membersihkan komputer dengan TuneUp mengeluh mengapa komputernya makin lama tetap semakin lambat dalam beroperasi. Setelah saya instal CCleaner, ternyata CCleaner bekerja keras dalam waktu lebih dari 1menit dan menemukan file sampah yang selama ini tidak terdeteksi oleh TuneUp sampai 1,6GB! Setelah dibersihkan, setelah di-restart komputer tersebut langsung beroperasi jauh lebih cepat, dan tentu saja, ruang di harddisk menjadi lebih lega.
Dengan semua kelebihan itu, ternyata CCleaner masih menyisakan masalah kecil yang berpotensi mengurangi kenyamanan. Di laptop saya, CCleaner selalu menghapus startup registry dari sistem aktivasi online laptop saya (TOSHIBA), sehingga selalku muncul “Cannot find registration file to run the program.” Seringkali CCleaner juga ikut menghapus file-file startup registry yang lain. Yang paling parah adalah CCleaner menghilangkan kemampuan deteksi Windows Vista ketika Kaspersky Internet Security saya aktif sebagai firewall, sehingga Windows masih tetap mengaktifkan Windows Defender sehingga sering terjadi error koneksi internet.
Bagi para pembaca yang ingin mempunyai perangkat lunak yang bekerja sangat efektif dari segi waktu dan kemampuan operasi, CCleaner bisa menjadi pilihan utama, bukan cuma alternatif. CCleaner sudah saya buktikan bekerja sangat cepat dan cermat mengidentifikasi crap file dalam sistem. Tetapi untuk pengguna dengan tingkat pemahaman setting komputer rendah, mungkin CCleaner masih menjadi alternatif saja, karena terdapat pilihan daftar operasi pembersihan yang mungkin harus dipahami lebih lanjut. Untuk mengatasi file-file yang tidak sengaja terhapus karena CCleaner terlalu ketat kengidentifikasi crap file, biasanya saya menggunakan repair disk dari vendor perangkat lunak, karena ternyata CCleaner tidak selalu melakukan kesalahan yang sama dalam menghapus file yang sebenarnya bukan crap.


Sama seperti laptop toshiba saya, hilang untuk registrasinya. Kalau misalnya sudah terlanjur, gimana cara mengembalikannya?
Nha itu,,saya juga belum bisa mengatasinya…
Mungkin install ulang aja… \(^o^)/