Pertanyaan :

Kapan Isa (Yesus) mengajar?

  • Sebelum Yohanes dibunuh (Mark 6:17-25)
  • Setelah Yohanes dibunuh (Mark 1:14)

Jawab :

Pertama-tama, mari kita diskusikan lebih dulu Mat 1:14

Μετα δε το παραδοθηναι τον Ιωαννην ηλθεν ο ιησους εις την Γαλιλαιαν κηρυσσων το ευαγγελιον του Θεου

Meta de to paradothēnai ton Iōannē ēlthen ho Iesūs īs tēn Galilaian kēryssōn to iuangelion tū theū

Sesudah Yohanes ditangkap, Isa (Yesus) datang ke Galilea untuk memberitakan Injil.

(Mark 1:14)

Kesalahpahaman terhadap ayat ini disebabkan oleh partisip κηρυσσων ‘kēryssōn’ “yang memberitakan”.

Berikut morfologi partisip κηρυσσων ‘kēryssōn’ “preaching”

  • Kata: κηρυσσων ‘kēryssōn’
  • Jender: maskulin
  • Jumlah: tunggal
  • Kasus: nominatif
  • Modus: partisip
  • Voice: actif
  • Kala: kini
  • Asal: κηρυσσω ‘kēryssō’”memberitakan”

Partisip κηρυσσων ‘kēryssōn’ “yang memberitakan” dalam ayat tersebut digunakan tanpa kata sandang tertentu ο ‘ho’ “sang, itu, ini, -nya”. Biasanya, partisip yang digunakan tanpa kata sandang tertentu berfungsi sebagai anak kalimat, meski bisa juga tetap berfungsi sebagai kata sifat.

Jadi, Mark 1:14 dapat diterjemahkan sebagai berikut:

  1. Sesudah Yohanes ditangkap, Isa (Yesus) yang memberitakan Injil Allah itu datang ke Galilea.
  2. Sesudah Yohanes ditangkap, Isa (Yesus) datang ke Galilea [untuk/ ketika/ sambil] memberitakan Injil.

Dalam terjemahan pertama, anak kalimat “yang memberitakan Injil Allah” menerangkan subyek “Isa (Yesus)”. Hal ini menjelaskan bahwa Isa (Yesus) selalu mendakwahkan Injil sebagai suatu kebiasaan.

Dalam terjemahan kedua, anak kalimat “[untuk/ ketika/ sambil] memberitakan Injil” menerangkan predikat ηλθεν ‘ēlthen’ “datang”. Ini menjelaskan bahwa:

  1. Tujuan kedatangan Isa (Yesus) ke Galilea (kampung halaman Isa) adalah untuk mendakwahkan Injil
  2. Isa (Yesus) datang ke Galilea ketika sedang mendakwahkan Injil di Yudea
  3. Isa (Yesus) datang ke Yerusalem sambil memberitakan Injil di sepanjang perjalanan dari Yudea sampai Galilea.

Dari seluruh terjemahan itu tidak ada satupun yang memberikan informasi kapan Isa (Yesus) mendakwahkan Injil atau pun mulai mendakwahkan Injil. Mengapa? Karena baik itu klausa “Sesudah Yohanes ditangkap” maupun klausa “[untuk/ ketika/ sambil] memberitakan Injil” sama-sama anak kalimat yang menerangkan predikat ηλθεν ‘ēlthen’ “datang” dan anak kalimat tidak saling menerangkan satu sama lain.

Bagaimana dengan Mark 6:17-25?

Mark 6:17-25 menggunakan alur mundur (flashback) untuk menceritakan bagaimana Yudas mati. Hal ini sebenarnya mudah dipahami bila anda membaca ayat itu mulai dari ayat 14 sampai ayat 25 dan bukannya mulai dari ayat 14 sampai 25.

14Raja Herodes juga mendengar tentang Isa (Yesus), karena nama Isa (Yesus) sudah terkenal dan orang mengatakan: Yohanes Pembabtis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Isa (Yesus).”

16Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata:”Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya dan yang bangkit lagi”

(Mark 6:14,16)

Tepat setelah ayat 16, Markus mengisahkan bagaimana Herodes menangkap dan membunuh Yohanes (Mark 6:17-25).

Ayat 14 memperlihatkan bagaimana popularitas Isa (Yesus) telah menanjak ketika Yohanes telah dibunuh oleh Herodes.

Jadi, Mark 6:17-25 sama sekali tidak menceritakan mengenai kapan Isa mengajar atau mulai mengajar, melainkan menceritakan bagaimana bagaimana Yohanes Pembabtis wafat.

Meski sebenarnya tidak saling bertentangan, namun bagi beberapa orang, Mark 6:17-25 seolah-olah bertentangan dengan Mark 1:14 sebagai akibat dari kesalahpahaman memahami ayat-ayat itu. Pemahaman yang tidak disertai kesalahpahaman menegaskan bahwa tidak ada kontradiksi Alkitab antara Mark 6:14-25 dengan Mark 1:14.

Uraian tersebut di atas menjelaskan bahwa referensi dalam opsi jawaban yang diajukan oleh saudara penanya terbukti salah. Ini disebabkan kesalahpahaman terhadap Mark 6:14-25 and Mark 1:14.

Jadi, kapan Isa (Yesus) mengajar (mendakwahkan) Injil?

Mark 6:14 menceritakan bahwa nama Isa (Yesus) telah terkenal pada periode pasca terbunuhnya Yohanes.

John 3:22-24 mengisahkan Isa(Yesus) telah mempunyai murid sebelum Yohanes wafat. Dengan kata lain, pada saat itu, Isa telah menjadi seorang guru.

Yoh 3:30 menceritakan apa yang dikatakan oleh Yohanes Pembabtis sebelum kematiannya “Dia (Isa) harus makinb bertambah, dan aku (Yohanes) harus makin berkurang”

Kita dapat menggambarkan ayat-ayat tersebut sebagai berikut:

Jadi, Isa (Yesus) mulai mendakwahkan/ mengajarkan Injil sebelum Yohanes ditangkap dan dibunuh oleh Herodes. Dan Isa (Yesus) tetap mendakwahkan Injil setelah Yohanes ditangkap dan dibunuh oleh Herodes. Ini termasuk ketika Isa (Yesus) mendakwahkan Injil di sepanjang perjalanan pulang dari Yudea sampai ke Galilea (Mark 1:14).

Incoming search terms:

gambar yesus mengajar (4) ayat-ayat yesus mengajar (2) yesus ditangkap (2) peta perjalanan Yesus menurut injil yohane (1) pemahaman injil (1) mengapa yohanes ditangkap (1) injil isa yesus mengajarkan injiil (1) gambar yesus ditangkap (1) cara Yesus mengajar dan memberitakan injil (1) cara mengajarkan injil (1) bagaimana cara yesus mengajar (1) yesus sebelum mengajar (1)