Dalam bahasa Indonesia ragam umum, tidak dikenal kata “allah” (kata “Allah” yang ditulis dengan huruf awal huruf kecil), karena dalam bahasa Indonesia ragam umum, kata “Allah” adalah nama diri. Dalam tata bahasa Indonesia, nama diri ditulis dengan diawali huruf besar (huruf capital). Singkatnya,bahasa Indonesia ragam umum mengenal kata “Allah”,tapi tidak mengenal kata “allah”. So, kata [...]
Dalam Alkitab terjemahan, pronoun (kata ganti) persona ke-3 tunggal dari kata אֱלֹֹהִים `Ėlōhîm adalah kata “Dia” (bhs Ind) dan “He” (bhs Ing). Kata “He” (bhs Ing) menunjukkan bhw obyek yg dirujuk dg kata itu memiliki jender maskulin (pria, laki-laki). Akibatnya, muncul anggapan keliru bhw אֱלֹֹהִים `Ėlōhîm itu berjender maskulin (berjenis kelamin pria). Kata ganti “He” [...]
Kata אֱלֹהִים `elōhîm dlm tulisan ini berpadanan dg kata “God, god” (bhs Ing), “Ilah,ilah; Tuhan, tuhan” (bhs Ind ragam umum), “اِلَه Ilah, ilah” (bhs Arab), “θεος Theos, theos” (bhs Yunani). (Hal ini akan dibahas pada seri 1.4 dan seri 1.5) *** Pada suatu hari, penulis mendengar pengajaran bahwa אֱלֹהִים `elōhîm (Ilah/Tuhan) berjender maskulin. Pengajaran itu [...]
Kata אֱלֹהִים `elōhîm berbentuk jamak. Lalu, apakah kata אֱלֹהִים `elōhîm selalu bermakna plural (jamak) karena berbentuk kata benda jamak? אֱלֹהִים → אֱלוֹהַ ) אֱלֹהַ ) + ים `elōhîm `elōha (dibaca: `elōah) -im (akhiran) Dalam bahasa Ibrani,bentuk jamak yang ditandai dengan akhiran ִים “-îm” atau -וֹת “ot” mempunyai 2 arti: Incoming search terms:kata kata yang bermakna [...]
