16NovJendela ke-6

    Share

Akhirnya setelah sekian lama bertahan untuk memakai yang ke-5.1, kubermigrasi juga ke Jendela 6.0. Tadinya sih masih malas karena 5.1 masih powerfull banget untuk segala aktivitasku yang menuntut banyak banget perangkat lunak berkeliaran dan beranak-pinak di kompe-ku. Selain itu Jendela ke-6 masih menuai banyak masalah berkaitan dengan kebutuhan perangkat keras yang -katanya- tinggi dan kompatibilitas perangkat lunak yang belum luas.

Setelah Kumpulan Layanan ke-1 keluar, barulah minat yang lebih besar muncul untuk bermigrasi, dengan catatan Jendela ke-5.1 juga sudah sangat hancur untuk ukuran sebuah Sistim Operasi karena terlalu banyak tambalan yang harus dipasang semenjak pertama kali diperkenalkan.

Kutanya sana-sini mengenai kompatibilitas, ternyata sudah banyak -sangat banyak malah- perangkat lunak terkenal yang menyediakan kecocokannya untuk dipasang di Jendela ke-6. Sedang mengenai speksial-nya ternyata sangat relatif untuk ukuran Break Even Point yang bisa dicapai. Denger-denger juga Jendela ke-6 menyediakan fitur untuk mengetahui seberapa jauh ia bisa beroperasi maksimal dalam suatu komputer.

Menimbang banyak, per-minggu ini Jendela ke-6 resmi jadi partner hidup, kerja, berlajar, nge-game, ngobrol, dan bersenang-senang, tentunya dengan Lisensi Aktivasi Pengembang Jendela yang dari dahulu sudah kukantongi. Ternyata mengagumkan!! Parameter yang -katanya- terlalu tinggi untuk dicapai (Index Pengalaman Jendela) menunjukkan hasil 99% sempurna!! 4,8 skor yang paling rendah untuk kompie desktop-ku (karena prosesor masih Pentium-D) dan 3,0 untuk skor terendah laptopku (VGA masih ATI X1200). Beberapa poin malah melampaui nilai sempurna!! hehe..

Tampilan yang dahulu kudapat pada Jendela ke-5.1 dengan memasang banyak banget perangkat lunak sialan yang menghabiskan memori sekarang terasa sangat-sangat ringan dan sedap untuk dipandang. Waktu install yang dahulu (dengan Jendela ke-5.1 beserta seluruh Tambalan dan Penyupir perangkat kerasku) memerlukan waktu seharian, sekarang kutempuh dalam waktu 2,5 jam saja! itu PCdesktop. Laptopku malah hanya 2 jam saja!

Yang masih harus kupelajari adalah optimasi dan konfigurasi Sistim Operasi Jendela ke-6 yang belum begitu kupahami. Lama ga ya?

Semoga selanjutnya Jendela ke-6 bisa jadi pelanjut hoki-ku dalam dunia kerja, belajar, dan bermain.

Bravo MikroLunak!!


Jika Anda menyukai artikel ini, tinggalkan komentar Anda atau sebarkan melalui account Anda pada social networking di bawah ini.
RSS FriendFeed email Add to favorites Google Bookmarks Yahoo! Bookmarks del.icio.us Technorati Sphinn Reddit Slashdot DZone Ping.fm Yahoo! Buzz MySpace

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.


Recent Comments

  • ryuk: wahh!!ada yang beginian yahh.. itu video atau...
  • 34 days 14 hours ago. See more
  • Odoy: coba kalo harga 1 kaset 2500 kayanya...
  • 41 days 18 hours ago. See more
  • uwiw: murah…bangget ya nich harga diri ke3...
  • 42 days 23 hours ago. See more

Guests Map

Locations of visitors to this page