Archive for January, 2009

02JanMenghijaukan Bumi

PulKam : Day 12 : Menghijaukan Bumi

Jika Anda menyukai artikel ini, silakan tinggalkan komentar Anda atau sebarkan artikel ini melalui account Anda pada social networking di bawah ini.
Add to favorites RSS FriendFeed email LinkedIn Digg Technorati Sphinn Reddit Slashdot DZone Google Bookmarks Yahoo! Bookmarks Live Ping.fm Yahoo! Buzz MySpace

01JanLompat-lompat Happy New Year!!

Blub…baru bangun…

Semalaman buka mata and jingkrak-jingkrak, mengikuti alunan musik yang menghentak raga terutama jiwa, yang mengangkat rasa ke ketinggian surga. Sekarang akibatnya sudah terasa: NGANTUK…!!! YA!! MASIH NGANTUK JUGA!!

O, iya, saya mau bilang sesuatu. Tapi jangan sampai orang lain tahu ya. Walau itu teman terdekatmu sekalipun, walau itu pacarmu sekalipun, walau pada nenek buyutmu sekalipun. Ga boleh nyebar gosip! Yang mau kubilang ini rahasianya lebih tinggi dari rahasia yang memang patut dirahasiakan walau biasa didengar banyak orang. Tetapi tetap jadi rahasia kenapa rah……whuaaaaaa…..jadi nggabres gini…!@!*&@(^@%&$!*&@(*^!#

Continue reading ‘Lompat-lompat Happy New Year!!’

Jika Anda menyukai artikel ini, silakan tinggalkan komentar Anda atau sebarkan artikel ini melalui account Anda pada social networking di bawah ini.
Add to favorites RSS FriendFeed email LinkedIn Digg Technorati Sphinn Reddit Slashdot DZone Google Bookmarks Yahoo! Bookmarks Live Ping.fm Yahoo! Buzz MySpace

01JanMenjadi Manusia yang Lebih Peduli terhadap Peradaban

Sebelumnya,rasanya belum afdol kalau saya belum mengucapkan kata-kata berikut:
HAPPY NEW YEAR, SELAMAT TAHUN BARU 2009!!

Prelude : Januari 2009

…dengan sebuah bulan bernama Januari, dimulai sudah perjalanan kita di tahun 2009 ini. Dengan banyak harapan yang sudah terpatri di dalam jiwa, dengan banyak visi yang siap ditanggung raga ini, rasa ketidaksiapan menjadi bumbu yang menarik bagi keharusan melangkah maju menuju sebuah perubahan….

…di tahun ini, banyak hal khusus yang harus dicermati, dari sembako sampai pemilu. Sembako yang melambung tinggi menjadi suatu tonggak sejarah pribadi yang membuat cap cacat permanen bagi keinginan melihat keluarga menjadi lebih sejahtera, ditambah lagi Pemilu yang akan dihadapi, Pemilu yang seharusnya menjadi titik tolak perubahan menuju perdamaian mutlak diantara semua elemen bangsa, yang sebaiknya menjadi calon sejarah yang patut dikenang oleh warga negara, yang akan menjadi cerminan kedewasan bangsa menerapkan falsafah lama yang masih abadi : “Mendahulukan kepentingaan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi maupun golongan,” dan semoga memang terjadi seperti itu…

Continue reading ‘Menjadi Manusia yang Lebih Peduli terhadap Peradaban’

Jika Anda menyukai artikel ini, silakan tinggalkan komentar Anda atau sebarkan artikel ini melalui account Anda pada social networking di bawah ini.
Add to favorites RSS FriendFeed email LinkedIn Digg Technorati Sphinn Reddit Slashdot DZone Google Bookmarks Yahoo! Bookmarks Live Ping.fm Yahoo! Buzz MySpace

Add Me

Extended

Guests Map

Locations of visitors to this page

Favorites

Blogger

FacebookTwitter Dashboard Community TestimonialSubscribe